Subscribe Us

header ads

Aleg F-PKS DPRD Jabar Dorong Bukit DuPang Jayamandiri Jadi Incaran Wisatawan


MAJALENGKA-Dengan latarbelakang pemandangan DuPang Jayamandiri, Kang RinSo (kiri duduk) didampingi Kades Jayamandiri Yuyu Wahyudin dan Ketua Karang Taruna Mulyana berfoto bersama anggota Karang Taruna.

Di puncak bukit hijau, Tempat indah kita datang berjumpa, Harum wangi bunga beraneka warna, Seakan menyambut cinta kita berdua.

Dipuncak bukit hijau, Tempat indah kita memadu cinta, Seiya sekata tak akan berpisah, Cinta kita kekal sepanjang masa.

Ku sayang padamu, kau sayang padaku, Di bukit yang hijau, Cinta kita bersemi.

Lagu di atas berjudul ‘Di Bukit Hijau’ yang pernah dipopulerkan oleh Jayanthi Mandasari pada era tahun 1980-an bisa jadi akan menjadi lagu kenangan bagi kaum millenial saat mengunjungi tempat destinasi wisata alam perbukitan yang berada di Desa Jayamandiri Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat asal Fraksi PKS H. Ridwan Solichin, S.IP, M.Si, menuturkan keindahan alam di Bukit Jayamandiri lain dari tempat lainnya yang ada di Jawa Barat.

“Bukit Jayamandiri bakal menjadi incaran wisatawan yang ingin mengabadikan dirinya untuk diunggah di media sosial dan koleksi traveling,” tutur pria yang karib disapa Kang RinSo itu saat kunker, Selasa (25/8/2020).

Ketua DPW PKS Jawa Barat Bidang Seni dan Budaya ini mengatakan potensi wisata alam yang populer disebut DuPang Jayamandiri yang saat ini tengah viral di dunia maya karena eksotisme pemandangannya.

“Kalau di Jakarta ada Dunia Fantasi alias Dufan, kalau di Cibugel ada DuPang alias Dunia Pangangonan Jayamandiri ini. Indah memesona menghadirkan sejuta cerita, itulah keelokan puncak DuPang Jayamandiri ketika mata ini memandang”, kata Kang RinSo.

Untuk itu Kang Rinso mendorong tempat wisata ini untuk terus dikembangkan dengan dilengkap dengan berbagai fasilitas dan aktivitas. “Sehingga dapat mengundang bahkan menarik wisatawan agar mau datang berkunjung dan mimpi Sumedang sebagai Kabupaten Pariwisata bisa terwujud,” imbuhnya.

Terlebih, menurut politisi asal Sumedang ini, Desa Jayamandiri memiliki kampung sentra kerajinan, sebagian besar warganya banyak yang bekerja sebagai pengrajin anyaman bambu. “Sudah ada potensi wisata alamnya ditunjang pula dengan kampung sentra kerajinan bambu. Jadi kedepannya harus lebih kreatif lagi guna mendongkrak ekonomi warga disini,” tandasnya.

Untuk mengembangkan desa wisata, menurut Kang RinSo hendaknya desa segera membuat perdes (peraturan desa) yang ditetapkan oleh kepala desa setelah dibahas dan disepakati bersama BPD.

Anggota Komisi 1 DPRD Jawa Barat yang membidangi pemerintahan ini menjelaskan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Peraturan di Desa bahwa Peraturan Desa berisi materi pelaksanaan kewenangan desa dan penjabaran lebih lanjut dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Adapun peraturan bersama kepala desa berisi materi kerjasamadesa. Sedangkan peraturan kepala desa berisi materi pelaksanaan peraturan desa, peraturan bersama kepala desa dan tindak lanjut dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi,” jelasnya.

Selain mengeluarkan produk hukum yang bersifat pengaturan, lanjut Kang RinSo, kepala desa juga dapat menetapkan Keputusan Kepala Desa untuk pelaksanaan peraturan di desa, peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa yang bersifat penetapan.

“Dengan disusun dan ditetapkan perdes tersebut maka desa bisa mengajukan anggaran bantuan provinsi (Banprov) untuk pengembangan wisata di daerahnya serta pembangunan infrastruktur menuju kawasan obyek wisata tersebut,” jelasnya.

Disaksikan Kepala Desa Jayamandiri Yuyu Wahyudin dan Ketua Karang Taruna Mulyana, Kang RinSo mendorong agar Desa Jayamandiri terus mengembangkan segenap potensi desa yang dimiliki. “Dengan begitu sesuai namanya, Desa Jayamandiri benar-benar bisa berjaya karena kemandiriannya,” tukasnya.

Keuntungan dari pengembangan sektor wisata bagi desa tentu saja adalah untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes), maka untuk itu pemerintah desa setempat harus mendukung penuh program tersebut.

Pihak Pemerintah Provinsi sendiri sambung Kang RinSo, jika memang potensial dikembangkan bakal mendukung penuh dengan mengucurkan bantuan anggaran provinsi untuk desa tersebut.

Untuk proses menuju desa wisata itu, Kang RinSo sebagai penggagas Gerakan Desa Sukses siap memfasilitasi Desa Jayamandiri untuk menjadi desa binaan Gerakan Desa Sukses. “Dalam komunitas Gerakan Desa Sukses ini kami siap mefasilitasi, mementori dalam berbagai hal untuk menuju desa wisata tadi,” tandasnya.

Namun, nanti jika kedepannya DuPang Jayamandiri ini sudah maju dan berkembang, Kang RinSo mewanti-wanti agar pihak pengelola wisata tetap menerapkan pengawasan yang ketat. “Jangan sampai tempat seindah dan sebagus ini disalahgunakan oleh pengunjung yang tidak bertanggungjawab dengan menjadikannya sebagai tempat maksiat,” pesannya.

Kang RinSo menagaskan sudah saatnya anak muda mendongkrak perekonomian masyarakat desa lewat potensi desa. “Apalagi Desa Jayamandiri kaya akan sumber daya alam dan keindahan alamnya. Dan masyarakat serta para tokoh harus bersinergi dengan pemerintahan desa demi kemajuan bersama,” pungkasnya.(*)


https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/08/26/aleg-f-pks-dprd-jabar-dorong-bukit-dupang-jayamandiri-jadi-incaran-wisatawan/