Subscribe Us

header ads

Jelang Idul Adha, PKS Minta Gencarkan Edukasi PMK

KUNDAPIL: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin saat melaksanakan kunjungan dapil (kundapil) ke SMK Peternakan Juara MTT Subang, belum lama ini


BANDUNG–Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H/2022, ancaman penyakit mulut dan kuku (PMK) masih menghantui. Bukan hanya bagi para peternak, masyarakat pun banyak yang dibuat gelisah.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin, SIP, MSi meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan sosialisasi masif dan edukasi tentang wabah PMK.

Mengingat lebaran Idul Adha yang semakin dekat dan mulai banyak pedagang menjual hewan kurban di beberapa tempat.

“Mungkin mendekati Idul Adha, jumlah pedagang hewan kurban itu akan semakin banyak dan hewan yang akan didatangkan dari luar juga semakin banyak. Padahal hewan kurban seperti kambing, sapi dan kerbau termasuk jenis hewan yang terserang PMK ini,” kata Kang RinSo  Jumat (10/6).

Menurut anggota Komisi 1 DPRD Jawa Barat ini, masyarakat terutama pedagang dan panitia kurban di masjid, musala, perkantoran dan sekolah perlu mendapatkan sosialisasi tentang ciri-ciri hewan yang terjangkit PMK.

“Kami rasa edukasi perlu segera diberikan kepada masyarakat umum agar pemasakan daging ataupun bagian dalam dari daging kurban yang kemungkinan terjangkit PMK bisa dilakukan dengan benar,” jelas Kang RinSo.

Tahun ini ketika pandemi mulai mereda, diperkirakan jumlah tempat penampungan dan penjualan hewan kurban akan meningkat. Maka pengawasan atas lalu-lintas hewan kurban yang masuk ke Jawa Barat juga harus lebih ketat.

“Namun yang lebih penting lagi adalah sosialisasi dan edukasi yang benar tentang PMK ini kepada pedagang hewan kurban, panitia kurban dan masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya.(*/rik)


https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2022/06/10/jelang-idul-adha-pks-minta-gencarkan-edukasi-pmk/