Subscribe Us

header ads

Kang RinSo Ajak Orang Tua Lindungi Remaja dari Pengaruh Buruk Tontonan

 Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin, S.IP, M.Si

SUMEDANG--Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin mengatakan bahwa kalangan remaja atau generasi muda merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan.

Dalam pembentukan perilaku tersebut dibutuhkan kombinasi yang tepat. “Tidak saja keluarga dan sekolah tetapi juga media massa terutama bagi remaja usia 12-18 tahun yang umumnya lagi mencari jati diri dan haus akan informasi,” terang Kang RinSo sapaan akrabnya baru-baru ini.

Jauh tidak kalah penting lagi, menurut Wakil Ketua DPW PKS Jabar Bidang Seni dan Budaya ini, dibutuhkan juga sinergi antara sekolah, media masa, dan orang tua dalam membentuk karakter remaja.

“Pemenuhan kebutuhan tersebut juga akan berdampak karakter remaja yang merasa bahwa dirinya aman berada di lingkungan apapun, dan kebutuhan dasar tersebut akan terpenuhi apabila sinergitas lingkungan yang paling dekat dengan remaja dapat memberikan segala macam hal positif,” paparnya.

Lingkungan terdekat remaja seperti keluarga, sekolah, dan media massa sudah selayaknya menjadi guru yang baik bagi tumbuh kembang remaja, keluarga, lingkungan, dan media massa sebetulnya itu lingkungan yang berfungsi sebagai guru.

“Namun jangan lupa bahwa ketiga lingkungan tersebut harus tahu informasi apa yang harus diberikan pada remaja. Mereka harus jadi model, fasilitator, sekaligus mediator informasi yang positif,” tandasnya.

Di sisi lain, menurut Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Barat ini, yang sangat perlu diperhatikan adalah peran media massa dalam pembentukan perilaku masyarakat.

“Karena media massa yang paling banyak terwakili oleh televisi dan youtube tak terelakkan lagi telah menjadi benda kesayangan masyarakat. Kedua jenis media ini sudah tak lagi sekadar tontonan melainkan sebuah tuntunan, remaja atau generasi muda telah dijadikannya generasi penonton (heavy viewer generation),” urainya.

Agar remaja terlindungi dari tontonan berisi konten negatif, orang tua dan media masa harus bisa menjadi garda terdepan untuk menjaga maayarakat dari informasi apa yang layak dan tidak layak diterimanya dari sebuah televisi.

“Setidaknya ada dua peran yang harus dimiliki oleh remaja dalam hal ini, ia harus mampu menjadi penjaga sekaligus pendamping bagi masyarakat dalam menerima informasi, serta ia pun harus mengerti akan kecanggihan informasi yang berkembang pesat saat ini agar tidak tertinggal dari masyarakatnya itu sendiri, untuk itu peran kita sebagai orang tua juga harus melek terhadapa media, Jadi bapak ibu orang tua juga harus gaul,” jelasnya lagi.

Namun yang juga tidak kalah penting adalah bagaimana peran media massa agar dapat membentuk perilaku positif bagi masyarakat khususnya generasi muda.

“Media massa merupakan orang tua kedua masyarakat yang ada di desa tersebut, oleh karena itu salah satu hal yang mesti dimiliki oleh seorang pemimpin adalah ia harus bisa menjadi teladan yang baik bagi generasi muda,” pungkas anggota legislatif asal Dapil Sumedang Majalengka Subang ini.(rik)


Source:

https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/02/10/kang-rinso-ajak-orang-tua-lindungi-remaja-dari-pengaruh-buruk-tontonan/