![]() |
| Anggota Komisi 1 DPRD Jawa Barat H Ridwan Solichin, SIP MSi |
BANDUNG – Sekretaris Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin, SIP, MSi turut mengutuk keras pernyataan juru bicara Partai Bharatiya Janata India (BJP) yang berkuasa di India karena terang-terangan telah menghina Nabi Muhammad SAW.
Sekretaris DPW PKS Jawa Barat ini memandang yang dilakukan Politisi BPJ tersebut bisa menjadi bibit disharmonisasi kelompok keagamaan baik di India maupun diluar negara tersebut.
“Kami elemen muslim Indonesia mendesak Pemerintah India dan para pimpinan BPJ untuk mengambil sikap agar mendinginkan suasana. Kami mengingatkan pula agar pemerintah India dan elemen parpol disana untuk saling menghormati keyakinan agama lain serta aktivitas umat beragama yang ada di India,” tandas Kang RinSo, sapaannya.
Kenyataan tersebut, sambung Kang RinSo, menjadi bukti nyata bahwa fenomena ketakutan dengan Islam yang distereotifkan negatif masih ada. “Umat Islam jangan mau terpancing dengan isu-isu yang menstereotifkan citra negatif terhadap Islam yang terus dihembuskan kelompok-kelompok Islamophobia,” tandasnya lagi.
Seperti diketahui, pernyataan politisi BPJ tersebut menuai banyak kecaman nyaris dari seluruh negara Muslim di dunia. Banyak negara telah mengambil sikap atas pernyataan yang melukai seluruh kaum Muslimin di seluruh dunia.
Sementara itu, sambung Kang RinSo, sebagaimana diserukan dari pimpinan pusat PKS, agar kasus tersebut bisa menjadi pelajaran bagi siapa saja, politisi, tokoh-tokoh agama maupun publik figur manapun, untuk berhati-hati ketika memasuki ranah agama yang sangat sensitif.
“Semoga kita umat Islam di Indonesia yang terkenal sangat toleran agar mengambil hikmahnya agar kita tidak mudah terpancing dengan isu-isu sensitif seperti itu. Sudah sejak awal PKS sendiri menggaungkan Islam Rahmatan Lil Alamin, ini yang menjadi pijakan kita dalam hidup berbangsa dan bernegara termasuk dalam hubungan antar umat beragama,” pungkasnya.(rik)
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2022/06/12/kutuk-pernyataan-jubir-partai-bharatiya-janata-india-yang-menghina-nabi-muhammad/

