Subscribe Us

header ads

Legislator PKS Jabar Serukan Ketahanan Pangan dari Tingkat Keluarga dengan Membudidayakan Hydroponik

Kang RinSo saat menyampaikan materi resesnya di hadapan ratusan warga Majalengka, baru-baru ini.


MAJALENGKA–Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat asal Dapil XI (Kabupaten Sumedang, Majalengka, Subang) H Ridwan Solichin, SIP, MSI kembali melaksanakan kegiatan reses Tahun Sidang I 2022/2023.

Kali ini reses bertempat di Wisma Puridiyan Jalan Koperasi Desa Majalengka Wetan Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka, Selasa (8/11/2022).

Dalam kegiatan reses kali ini mengangkat tema ketahanan pangan khususnya ketahanan pangan di sekup rumah tangga.

Dalam kesempatan reses ini juga dihadiri oleh para pelaku UMKM yang ada di Majalengka serta sejumlah tokoh masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Jabar Asal PKS ini menggandeng dan menghadirkan trainer hydroponik untuk melatih masyarakat untuk bisa memberdayakan tanaman hydroponik dalam menjaga ketahanan pangan keluarga Upit Suprihatin.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jabar H Ridwan Solichin, SIP, MSI ini mengungkapkan saat ini ancaman krisis pangan di depan mata, terlebih dengan berlarut-larutnya konflik internasional antara Rusia-Ukraina yang dikhawatirkan merembet ke kawasan Asia Tenggara.

“Selain adanya ketegangan negara adidaya dunia juga ancaman ketahanan pangan juga disebabkan oleh ancaman perubahan iklim atau cuaca ekstrem. Terlebih sejumlah negara penghasil pangan terbesar di dunia juga akhir-akhir ini banyak memilih menyimpan cadangan pangannya dengan menahan ekspor, sebut saja seperti Thailand, China, dan sejumlah negara lainnya di kawasan Asia,” ungkap Kang RinSo di hadapan puluhan peserta reses.



Kang RinSo, membagikan sedikit tips sederhana yang bisa dilakukan seluruh warga agar bisa terhindar dari ancaman krisis pangan global. “Solusinya adalah dengan menciptakan ketahanan pangan di masing-masing keluarga, dengan memanfaatkan lahan yang ada sekecil apapun agar berdaya dengan aneka tanaman pangan,” terangnya.

Politisi PKS Jabar ini juga mencatat sejumlah permasalahan pangan di Indonesia. Kang RinSo mengungkapkan data tahun 2020-2021 bahwa peringkat keamanan pangan Indonesia merosot 12 peringkat.

“Begitu juga dengan skor indeks kelaparan global Indonesia yang mendekati kondisi kelaparan kronis. Ini harus kita antispasi bersama,” tandasnya.

Ramai diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi banyak negara terancam menjadi negara gagal akibat ancaman krisis pangan, energi, keuangan, hingga dampak perubahan iklim. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pada produksi pangan, sehingga memunculkan ancaman kelaparan.(*/rik)


https://sumedang.radarbandung.id/jabar-area/2022/11/08/legislator-pks-jabar-serukan-ketahanan-pangan-dari-tingkat-keluarga-dengan-membudidayakan-hydroponik/