![]() |
| FOTO BERSAMA: Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jabar H Ridwan Solichin, SIP, MS.i (berdiri, ke-7 dari kanan) bersama jajaran F-PKS DPRD Majalengka, panitia dan peserta LBKK ke-VI, Minggu (4/12/2022). |
MAJALENGKA–Sekretaris Fraksi DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin, SIP, MSi mengapresiasi langkah Fraksi PKS DPRD Majalengka yang telah menginisiasi Lomba Baca Kitab Kuning ke-VI pada Minggu (4/12/2022).
“Awalnya LBKK ini merupakan program pioner Fraksi PKS DPR RI. PKS menjadi partai politik pertama yang membawa kitab kuning masuk parlemen. Dengan rutinnya digelar LBKK ini diharapkan mampu mengimplementasikan konsep Islam Rahmatan Lilalamin, Islam rahmat bagi seluruh alam,” terangnya.
Selain itu, sambung Anggota Komisi 1 DPRD Jabar ini, LBKK adalah salah satu upaya PKS untuk melestarikan nilai-nilai dan khasanah keilmuan Islam sekaligus menyambungkan mata rantai sejarah peran ulama dan santri bagi NKRI.
“Selain digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022, LBKK juga dimaksudkan untuk mengembangkan literasi Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Quran dan bahasa dunia di kalangan generasi muda,” jelasnya lagi.
Anggota Banggar DPRD Jabar mengungkapkan bahwa LBKK menjadi program rutin yang diinstruksikan DPP PKS yang juga dimaksudkan untuk lebih mensyiarkan kitab kuning kepada masyarakat, dalam hal ini PKS bekerjasama dengan pondok pesantren.
“Tentu saja tujuannya untuk menghidupkan kembali kajian kitab kuning yang mungkin di masyarakat sudah jarang digunakan sebagai bahan pembelajaran. Padahal, kitab kuning ini merupakan pedoman dalam kehidupan,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Majalengka, Roni Setiawan menambahkan, bahwa kegiatan LBKK tersebut, merupakan bentuk konsisten yang dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera, khususnya Fraksi PKS. Baik itu yang ada di tingkat pusat sebagai pionirnya sampai kepada tingkat kabupaten.
“Ini merupakan bukti bahwa PKS sangat konsisten dengan prinsip-prinsip Islam Ahlus Sunnah Wal-Jama’ah,” ucap Roni.
Roni menegaskan, bahwa LBKK juga sekaligus menjadi bukti, bahwa PKS begitu menghormati para ulama, pesantren dan santri yang biasa melaksanakan tradisi secara ilmiah dalam mempelajari prinsip-prinsip Islam Ahlus Sunnah Wal-Jama’ah.
Adapun dalam pembukaan LBKK VI ini dihadiri oleh para tokoh dari berbagai pondok pesantren yang ada di Kabupaten Majalengka dan juga dihadiri oleh para petinggi partai PKS di Kabupaten Majalengka. Di antaranya Ketua DPD PKS Kabupaten Majalengka H Roni Setiawan dan jajarannya dan pengasuh Ponpes Asromo Majalengka.(rik)
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2022/12/06/bukti-pks-lestarikan-khasanah-keilmuan-islam/

