Subscribe Us

header ads

Reses di Desa Serang, Kang RinSo Dorong Digitalisasi Pelayanan Desa

H Ridwan Solichin (ketiga kiri) bersama ratusan peserta reses di Desa Serang Kecamatan Cimalaka


CIMALAKA—Pandemi Covid-19 yang secara global terjadi di seluruh negara telah berimbas ke berbagai sendi kehidupan. Bukan saja bersentuhan langsung dengan bidang kesehatan serta ekonomi semata,  tetapi pandemi juga berpengaruh dengan masifnya penggunaan akses internet serta paltform digital.

Hal tersebut perlu disadari dan diantisipasi semua pihak termasuk oleh pemerintahan desa di tingkat paling bawah. Demikian ditekankan Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin, SIP, M.Si saat menggelar resesnya di Desa Serang Kecamatan Cimalaka, Rabu (8/12/2021) sore.

“Setelah adanya pandemi ini secara cepat memaksa kita untuk beradaptasi dengan akses internet dan platform digital untuk berbagai keperluan. Seperti pendidikan, transportasi, kesehatan, ekonomi, juga termasuk pelayanan administrasi pemerintah mulai bergeser ke platform digital,” terang Kang RinSo, sapaannya di hadapan ratusan peserta reses di hari ke enam tersebut.

Perubahan besar dan cepat di bidang teknologi informasi ini, sambung anggota dewan yang membidangi pemerintahan desa ini, pada akhirnya seluruh sendi kehidupan manusia akan berpusat pada IoT (internet of things), Big Data dan artificial intelligence (AI).

“Fenomena ini semakin masif di saat dilanda pandemi, yang tadinya membuat e-KTP, KK, akte kelahiran dan administrasi kependudukan lainnya dibuat manual dengan mendatangi kantor desa, kecamatan, disduk akhirnya hanya cukup di rumah saja lewat ponsel pintar dan aplikasi khusus, dalam hitungan hari surat yang dibutuhkan dikirim ke rumah,” urainya.

Menyikapi cepatnya digitalisasi ini harus disikapi semua pihak termasuk pemerintahan desa yang juga harus segera berbenah menuju konsep Desa Digital. “Jika arus besar digitalisasi ini hanya menjadi penonton saja, maka kita lambat atau cepat akan tersingkir. Sebaliknya jika kita mampu cepat beradaptasi atau adaptif maka akan tetap eksis,” imbuhnya.

Penggagas atau inisiator Gerakan Desa Sukses ini menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi serta mendorong desa-desa untuk bisa bertransformasi menuju desa digital. “Kami siap mendorong dan memfasilitasi desa-desa agar bisa bertransformasi menuju desa digital, terutama sudah memulai mendigitalisasikan sebagian besar dari layanan desanya dahulu. Seperti yang dilakukan oleh Desa Cibiru Wetan yang sudah memiliki anjungan otomatis untuk pelayanan administrasi warga,” sebut Kang RinSo.

Gerakan Desa Sukses juga telah menjalin kerjasama dengan provider internet Desa Biru Hypermedia (layanan internet murah desa) untuk memudahkan layanan akses internet bagi desa-desa. “Diharapkan nanti di desa-desa tersedia akses internet yang cepat dan bisa dikelola warga melalui Bumdes. Selain desanya digital, ekonomi warganya pun terbantu dan meningkat,” pungkasnya.

Dalam rangkaian Reses 1 Tahun Sidang 2021/2022 di Desa Serang tersebut dihadiri Kepala Desa Mely Sanjaya, Ketua BPD H Edi Kusnadi, Ketua MUI Toyib Nurussalam, Ketua LPMD Yuyun Mulyana, mantan kades periode 2012-2018) Kusyana dan Onon Subarna (2006-2012), tokoh agama Ustad Yaya Nuryana, ketua dan kader PKK, guru ngaji dan guru PAUD, ketua RT/RW, Ketua Karang taruna, para pendamping desa, kader kesehatan dan KB, perangkat desa, dan masyarakat Desa Serang.

Di sela resesnya, Kang RinSo yang piawai bersenandung ini menyempatkan diri menghibur peserta reses dengan menyanyikan lagu Melukis Senja yang dipopulerkan Budi Doremi. Sontak kemeriahan pun terasa di saat para peserta reses mendadak ikut bernyanyi bersama sambil betepuk tangan ritmis. (rik)


https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2021/12/09/reses-di-desa-serang-kang-rinso-dorong-digitalisasi-pelayanan-desa/