![]() |
| Kang RinSo menggelar resesnya di Aula DPD PKS Sumedang dengan menerapkan prokes yang ketat dan pembatasan peserta. |
KOTA–Meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19 dan situasi PPKM di Kabupaten Sumedang, namun tidak menyurutkan anggota Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ridwan Solichin, untuk menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2020-2021 di Aula Kantor DPD PKS Sumedang, Senin (2/8/2021).
Tentunya reses kali ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dengan pembatasan peserta. Jumlah yang hadir dibatasi hanya 25 orang saja terdiri dari perwakilan masyarakat di tiap daerah yang ada di Sumedang Timur dengan wajib memakai masker kesehatan dua lapis.
Kang RinSo, sapaan karibnya mengatakan reses kali digelar dengan mengundang unsur kader partai dan juga tokoh di daerah untuk sama-sama hadir memberikan aspirasi di masa pandemi ini. Menurut Anggota Komisi 1 DPRD Jabar ini, wabah Covid-19 merupakan wabah yang sangat luar biasa, tidak ada satu negarapun yang telah sukses dan menjadi contoh dalam penanganan Covid-19.
“Semua negara merasakan hal sama, baru kali ini terjadi semacam ini yang dialami oleh para pemimpin dunia. Semua serba bingung dan mencoba hal yang baru untuk menanganinya. Jadi ini bukan hal yang mudah bagi pemimpin dunia untuk menghadapi wabah Covid-19 ini,” ulas Kang RinSo.
Anggota dewan dari Dapil Jawa Barat XI ini berharap bisa segera keluar atau minimal bertahan dari wabah Covid-19 ini, seraya dibarengi dengan bertawakal kepada Alloh SWT dan bisa bergotong royong dalam penanganan wabah ini.
Dalam reses itu, salah seorang peserta Aep Saepudin menyampaikan aspirasinya terkait penerapan kebijakan di masa PPKM Level 4 sekarang ini yang kembali diperpanjang. Menurutnya, yang diinginkan masyarakat itu adalah penyebaran Covid-19 tertekan, angka kematian akibat Covid-19 menurun, akan tetapi kehidupan ekonomi tetap berjalan.
“Jangan ini hanya terus-terusan menekan Covid-19, tapi menekan juga ekonomi masyarakat,” kata Aep seraya menambahkan, lebih baik jika ekonomi tertekan, angka Covid-19 juga tertekan.
“Akan tetapi bagaimana jika ekonomi tertekan, tapi Covid-19 tetap stagnan bahkan naik. Saya merasa kasihan itu kepada rakyat kecil, para seniman yang ada di kampung-kampung darimana mereka dapat pemasukan kalau hiburan tetap dilarang,” sebutnya.
Untuk itu, Aep meminta kepada pemerintah, dalam hal ini melalui aspirasi anggota dewan untuk bisa menyampaikan keluhannya agar pemerintah bisa memberikan solusi angka Covid-19 bisa ditekan tapi ekonomi tetap jalan.(*/rik)
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2021/08/09/reses-di-sumedang-kang-rinso-dicurhati-warga-soal-masa-ppkm/

