![]() |
| Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin (tengah kemeja abu) berfoto bersama warga dan aparatur Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, baru-baru ini. |
RADARSUMEDANG.ID–Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat asal Fraksi PKS H Ridwan Solichin kembali mendatangi Desa Blanakan Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang, Sabtu (5/9/2020).
“Ini adalah kunjungan resmi saya yang kedua di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Tapi saya sebenarnya sudah empat kali ke Blanakan dalam rangka silaturahmi,” ujar H. Ridwan Solichin.
Aleg PKS yang karib disapa Kang RinSo ini menuturkan agenda kedatangannya ke desa yang berada di Pantura Subang itu untuk memenuhi undangan Desa Blanakan sebagai narasumber dalam Sosialisasi Tepat Guna Pemerintah.
Selain juga memang terkait dengan tugas pokok anggota Komisi I DPRD yang membidangi hukum, pemerintahan, pertanahan, ketertiban masyarakat, penerangan/pers, kepegawaian, sosial politik, umum, Sekretariat DPRD, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kunjungan itu Kang RinSo menyempatkan diri bertemu dengan perangkat Desa Blanakan yang diwakili oleh Sekretaris Desa Blanakan Endin Khaerudin.
Dalam kesempatan itu Endin mewakili perangkat desa menyampaikan beberapa aspirasi langsung kepada Kang RinSo.
Di antaranya, Endin menyampaikan adanya perbedaan data dari pemerintah desa melalui RT dan RW dengan data yang keluar dari pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pusat terkait masyarakat yang berhak menerima BLT (Bantuan Langsung Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan.
Permasalahan lain yang disampaikan oleh masyarakat adalah kurangnya personel dari Puskesmas Blanakan sehingga tidak bisa melakukan pelayanan 24 jam.
“Semoga Pak Ridwan bisa bantu menyampaikan perihal kekurangan personel di Puskesmas Blanakan, sehingga bisa maksimal dalam memberi pelayanan kepada masyarakat terlebih di masa pandemi Covid-19,” keluh Didi, salah seorang warga Kecamatan Blanakan.
Di hadapan aparatur pemerintah Kecamatan Blanakan, Kang RinSo mengajak agar segenap aparatur pemerintahan dan masyarakat agar selalu disiplin melakukan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan juga menjaga stamina.
Selain itu, Kang RinSo juga mengajak masyarakat untuk lebih kreatif terutama dalam pengembangan potensi yang ada di wilayah Blanakan.
“Masyarakat harus kreatif dengan melihat percontohan di daerah lain misalnya budidaya jamur di Nagarawangi (Sumedang, red) atau zero waste farming di Solo supaya bisa mewujudkan ketahanan pangan di masa pandemi covid-19,” ungkap Kang RinSo.
Dalam kesempatan yang sama Kang RinSo juga menyempatkan diri mengunjungi KUD Mandiri Inti Mina Fajar Sidik Blanakan yang menjadi salah satu ikon Kecamatan Blanakan.
“Dalam perkembangannya KUD Mandiri Inti Mina Fajar Sidik masih membutuhkan dukungan pemerintah terutama perihal pendangkalan sungai Blanakan dan jalan akses masuk menuju Wisata Penangkaran Buaya yang lokasinya berdekatan dengan KUD Mina Bahari Fajar Sidik,” ungkap Sekretaris KUD Mandiri Inti Mina Fajar Sidik, Rojak.
Meskipun pada kesempatan itu agenda kedatangnya hanya silaturahmi biasa, namun dirinya siap untuk menampung seluruh aspirasi yang masuk untuk diperjuangkan di tingkat DPRD Provinsi Jawa Barat. (*/rik)
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/09/05/didaulat-jadi-narasumber-kang-rinso-sekaligus-tampung-aspirasi-warga-dan-aparatur-desa/2/

